Pendaki Malaysia Meninggal Di Gunung Rinjani

Pendaki Malaysia Meninggal Di Gunung Rinjani

Gunung Rinjani – Kabar duka ini datang dari Gunung Rinjani yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di ketahui seorang pendaki yang berasal dari Malaysia bernama Ng Yin Teck berusia 24 tahun di temukan sudah tak bernyawa lagi saat ia sedang mandi di pemandian Air Kalak yang merupakan tempat pemandian air panas di Gunung Rinjani.

Kepala Resort Sembalun Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Gusti Ketut Suarta mengatakan, pihaknya bersama masyarakat Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, sudah mendaki ke lokasi Aik Kalak, untuk mengevakuasi jenazah Ng Yin Teck.

“Korban sekarang dalam proses evakuasi. Kami juga sudah laporkan hal ini ke Kepala BTNGR di Mataram,” ujar Gusti.

Sebelumnya pihak BTNGR telah menutup seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Berhubung dengan telah meletusnya anak Gunung Rinjani pada bulan september 2016.

“Jalur pendakian sudah ditutup, jadi tidak boleh ada aktivitas pendakian tanpa izin resmi,” ucap Gusti.

Humas Kantor SAR Mataram Putu Cakra Ningrat sebelumnya juga mengatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi adanya pendaki warga negara asing (WNA) yang meninggal di atas Gunung Rinjani.

“Tapi belum ada laporan secara resmi dan permintaan bantuan untuk proses evakuasi. Kami masih koordinasi dulu dengan pihak-pihak terkait di Senaru,” kata Putu.

Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) NTB mendapatkan informasi warga negara asing itu berjenis kelamin laki-laki yang berusia 24 tahun dan memiliki nomor paspor A32571227. Menurut dugaan, warga asal Malaysia itu mendaki Gunung Rinjani lewat jalur Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Korba tewas yang bernama Ng Yin Teck pada saat itu tak sendirian ketika mendaki, ia juga di temani oleh buruh pengangkut barang atau porter dan seorang pramuwisata, serta satu pendaki lain berinisial JB, perempuan 22 tahun asal Jerman.

Sesampainya di puncak gunung, Ng Yin Teck bersama rombongan mandi di pemandian air panas pada Selasa 8 November 2016, pukul 12.30 Wita. Korban menyelam ke dalam air beberapa menit, setelah itu tidak muncul lagi ke permukaan.

Dengan rasa yang sangat khawatir dari pendaki lainnya yang berusaha mencari Ng Yin Teck, secara tiba-tiba Ng Yin Teck muncul ke permukaan dalam keadaan mengapung dan sudah tak bernyawa lagi sekitar pukul 19.00 Wita.