Jalur Pendakian Gunung Slamet

Jalur Pendakian Gunung Slamet

Jalur Pendakian Gunung Slamet – Gunung Slamet merupakan gunung berapi kerucut yang berada di Pulau Jawa, Indonesia yang memiliki ketinggian mencapai 3.428 mdpl. Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru.

Bagi kalian yang baru akan mendaki gunung Slamet, kami akan memberikan info pendakian gunung Slamet terbaru yang terbagi menjadi enam jalur. Pilihlah jalur pendakian yang tidak membahayakan diri kalian, karena keselamatan tetaplah hal yang utama.

Jalur Bambangan

Jalur Bambangan merupakan jalur yang paling ramai di antara jalur-jalur lainnya, sebab, jalur satu memiliki track yang tidak terlalu terjal. Basecamp-nya sendiri berada di desa Bambangan, kabupaten Pemalang.

Sebelum sampai di puncak, kamu harus melewati 9 pos pendakian terlebih dahulu, jarak tempuh perjalanan sekitar 11,5 jam.

Jalur Kaliwadas

Selanjutnya adalah jalur Kaliwadas yang merupakan pilihan alternatif bagi para pendaki pemula. Sebab, meskipun tidak seramai jalur Bambangan, jalur satu ini dikenal memiliki track yang cukup ramah dan tidak terlalu menyiksa. Basecamp-nya sendiri terletak di desa Dawehan, kecamatan Sirampong, kabupaten Brebes, berada di sebelah barat daya gunung Slamet.

Untuk sampai di puncak gunung Slamet via Kaliwadas, kamu harus melewati 5 pos terlebih dahulu, serta Plawangan yang merupakan batas vegetasi. Waktu perjalanan sekitar 11 jam.

Jalur Guci

Jalur satu ini dikenal memiliki pemandangan alam yang mempesona di sepanjang track. Memiliki 2 basecamp pendakian, yakni Gupala dan Kompak. Letak ke-2nya tidak jauh dari obyek wisata pemandian air panas, tepatnya berada di desa Guci, kecamatan Coblong, kabupaten Tegal.

Di sepanjang jalur tersedia 5 pos pendakian, termasuk Plawangan yang merupakan batas vegetasi antara hutan dan area bebatuan. Waktu tempuh pada jalur Guci sekitar 9,5 jam.

Jalur Baturaden

Jalur Baturaden merupakan jalur pendakian paling ekstrim di antara jalur lainnya. Sebab itu, bila kamu baru pertama kali melakukan pendakian di gunung Slamet, sebaiknya tidak memakai jalur yang satu ini. Sepanjang perjalanan, medan didominasi oleh track terjal nan menanjak, banyak bercabang dan licin. Basecamp-nya sendiri terletak di kabupaten Purwokerto.

Sebelum mencapai puncak, kamu harus melewati 3 pos pendakian, termasuk Plawangan. Waktu tempuh di jalur satu ini sekitar 11 jam perjalanan.

Jalur Sawangan

Jalur satu ini merupakan jalur yang terbilang baru, diminati banyak pendaki karena akses jalannya yang mudah, terlebih jika kamu menggunakan kendaraan pribadi. Basecamp-nya sendiri terletak di desa Sigedong, kecamatan Bumijawa, kabupaten Tegal.

Sebelum menikmati kemegahan alam di puncak gunung Slamet, bila memilih jalur Sawangan, kamu harus melewati 6 pos pendakian terlebih dahulu. Estimasi waktu yang dibutuhkan kira-kira 9 jam.

Jalur Kaligua

Jalur Kaligua adalah jalur yang jarang dijamahi oleh para pendaki, sebab itu, pemandangan yang terbentang sepanjang perjalanan masih sangat asri dan sejuk. Gerbang masuknya berada di kampung Dukuh Kaligua, desa Pandansari, kecamatan Paguyangan, kabupaten Brebes.

Sepanjang jalur, ada 5 pos pendakian yang harus kamu lewati, prakiraan waktu untuk sampai di puncak gunung Slamet adalah 9 jam perjalanan.