6 Jalur Ektrim Pendakian Gunung Di Indonesia

6 Jalur Ektrim Pendakian Gunung Di Indonesia

Jalur Ektrim Pendakian Gunung Di Indonesia – Keberadaan gunung-gunung di Indonesia memanglah telah terkenal di seluruh dunia. Tidak hanya para petualang dari dalam negeri saja yang berpetualang menuju gunung tersebut, tetapi juga banyak para petualang dari mancanegara yang datang. Namun, selain pemandangannya yang sangat indah, pegunungan di Indonesia, juga terkenal akan jalur pendakiannya yang ekstrim.

Jalur pendakian yang ekstrim ini juga menjadi salah satu daya tarik bagi penghobi mendaki gunung. Para petualang jelas merasa tertantang untuk menyelesaikan atau menaklukan puncak gunung tersebut dengan trek atau jalur ekstrim tersebut. Nah, berikut ini jalur ekstrim mendaki gunung yang ada di Indonesia.

1. Pendakian Bukit Raya di Kalimantan

Mungkin ketinggiannya di angka 2278 mdpl, tapi jangan pernah samakan gunung ini dengan Papandayan, Jawa Barat. Saat mendaki gunung ini, kamu akan dipaksa memanjat bahkan merangkak ketika perjalananmu dihadang oleh hutan hujan tropis yang rimbun, tanah yang lembab, pohon-pohon tumbang, lumpur, semak belukar serta aliran sungai-sungai kecil.

Lebih kejam lagi, keadaan tanah lembab dan banyak sungai-sungai kecil, menjadikannya sempurna sebagai tempat berkembang biaknya segerombolan Pacet.

2. Pendakian Gunung Binaya

Gunung tertinggi di Maluku ini memang tidak sepopuler Rinjani, namun, buat kamu pecinta tantangan. Gunung ini sangat layak masuk dalam list gunung yang harus kamu jamahi. Pasalnya, track pendakian di gunung Bianaya akan menguras tenaga dan instingmu. Selain jalurnya yang panjang, kamu juga harus menyusuri sungai dan melewati hutan yang diisi dengan pohon-pohon besar yang berlumut. Saat menyusuri sungai, ketelitian dalam memilih pijakan adalah hal mutlak kamu butuhkan.

3. Pendakian di Gunung Latimojong

Bila kamu pernah menapakkan kaki di puncak Rante Mario, pasti kamu tidak pernah lupa kepada jalurnya yang berat, terjal, berliku, melelahkan dan menyiksa. Butuh tenaga dan kesabaran ekstra supaya bisa menikmati keindahan alam yang disajikan oleh puncak Rante Mario (nama puncak paling tinggi di antara 8 puncak gunung Latimojong).

4. Pendakian Gunung Lawu Lewat Jalur Candi Cetho

Mendaki gunung Lawu lewat candi Cetho memang pendek dan tak akan memakan waktu lama, namun kehadiran pasar setan adalah jawaban nyata kenapa saya memasukan jalur ini ke dalam artikel yang sedang kamu baca ini. Banyak pendaki gunung yang mendengar suara bising seperti berada di pasar saat melewati lereng gunung Lawu, sebuah tempat yang ditumbuhi rumput ilalang.

Selain itu, tanjakan-tanjakan di jalur ini sangat terjal, jurang curam menganga di pinggiran track, kabut tebal sering turun membuat jarak pandang menjadi begitu pendek dan memperbesar resiko tersesat. Serta kepercayaan yang mengatakan bahwa jalur ini adalah perlintasan alam ghaib dan kehadiran pasar setan.

5. Jalur Pendakian Gunung Raung Via Kalibiru

Bila lewat Kalibiru, sepertinya, pendakianmu menuju puncak sejati gunung Raung akan lebih mendebarkan dibanding perjalanan Japran dan Ian saat menuju puncak Mahameru. Sebab, di jalur ini kamu akan bertemu dengan jembatan “Sirotol Mustaqim” yang berada di punggungan gunung Raung.

Hati-hati!, kiri dan kanan pada jembatan ini berupa jurang yang dalam dan curam, kamu hanya bisa mengandalkan seutas tali untuk mempertaruhkan nyawa.

6 Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Lawang

Jalur yang satu ini dipenuhi dengan barisan pohon Cemara yang konon, pohon-pohon cemara itu bisa membuat orang-orang yang melewatinya menjadi lupa diri, tak terkendali bahkan tersesat. Karenanya kawasan pohon-pohon ini disebut-sebut sebagai hutan Lali Jiwo (hutan lupa diri).