8 Gunung Berapi Paling Bahaya Di Dunia

8 Gunung Berapi Paling Bahaya Di Dunia

Gunung Berapi Paling Bahaya Di Dunia – Gunung berapai bisa diibaratkan sebagai sebuah mata uang, mata uang yang mempunyai dua sisi yang masing-masing berlawanan, Di satu sisi, gunung berapai bisa membuat tanah disekitarnya menjadi lebih subur, tapi di sisi lain, gunung berapai bisa membuat sebuah bencana yang merugikan para warga sekitar.

Letusan gunung berapi memang salah satu bencana yang paling mengerikan, sekali meletus dapat menimbukkan korban meninggal ratusan bahkan ribuan, seperti letusan maha dahsyat gunung krakatau pada tahun 1883, yang menimbulkan kerusakan besar serta korban jiwa yang mencapai ribuan. Jika anda ingin tahu daftar dari gunung-gunung api yang berbahaya, silahkan baca ulasan yang ada di bawah ini.

1. Gunung Papandayan

Letusan paling mengerikan dari gunung ini terjadi pada tahun 1772, dalam waktu 5 menit gunung Papandayan mengalami beberapa kali letusan besar yang diikuti dengan runtuhan tubuh gunung api. Letusan gunung ini mampu mencapai radius 250 km2, sebanyak 40 desa hancur dan menelan 2.951 korban jiwa. Menurut catatan sejarah gunung api di Indonesia letusan dari gunung ini pada tahun 1772 tersebut merupakan letusan terbesar yang membuat pendengarnya saja merinding.

2. Gunung Galunggung

Letusan gunung galunggung yang terbesar terjadi pada 4000 tahun yang lalu, efek dan dampak letusannya memilki tingkat yang sama dengan gunung Papandayan di atas. Bukti dari dahsyatnya pengertian eksplosif dari gunung ini pada waktu itu adalah terbentuknya kawah tapal kuda. Letusan terakhir dari gunung ini diperkirakan terjadi antara 1982 sampai 1983 yang berlangsung selama kurun waktu delapan bulan. Letusan yang terakhir ini menyisakan danau kawah dan kerucut di sinder yang terletak di bagian tengah kawah.

3. Gunung Agung

Berlanjut ke sisi Timur yakni Bali, gunung agung juga termasuk kategori gunung api berbahaya. Gunung ini mengalami 2 (dua) kali letusan paroksimal pada tahun 1963. Letusan pertama berbentuk seperti cendawan dengan ketinggian 10 km , abu letusan dan awan panas bahkan menutupi bandara Surabaya yang mencapai jarak 1000 km dari pusat. Letusan kedua ditandai dengan letusan kecil, letusan dari gunung ini menimbulkan korban jiwa sebanyak 1148 meninggal, 296 luka-luka.

4. Manua Loa

Gunung yang berada di kawasan Hawai ini juga tercatat sebagai gunung yang sangat berbahaya. Tipe isian Vulkanik yang sangat besar mencapai 75.000 kilo meter persegi membuat gunung ini masuk dalam daftar gunung berbahaya. Tercatat pada tahun 1984 erupsi dari gunung ini menjadi kenangan pahit bagi masyarakat disekitarnya.

5. St. Helens

Bentuk letusan yang sangat dahsyat menyerupai bom nuklir yang dilontarkan pada perang dunia kedua. Pada tahun 1980 letusan dari gunung mampu mengurangi tinggi gunung dari 2.950 meter menjadi 1.550 meter, artinya lontaran dari gunung ini adalah sebanyak 400 meter dari badan gunung yang kemudian jatuh kembali menimpa penduduk di sekitarnya.

6. Gunung Vesuvius

Tercatat pada 78 masehi gunung ini mengalami letusan paling dahsyat dari gunung-gunung api di dunia. Letusan dengan jenis semburan magma panas menjulang tinggi ke angkasa diikuti dengan awan gelap menutupi seluruh langit menjadikan dampak menyeramkan dari gunung ini. Salah dampak vulkanisme dari letusan gunung ini adalah 2 (dua) kota bernama Pompeii dan Stabiae lenyap tertimpa material selama kurang lebih 1.600 tahun. Korban jiwa dari letusan gunung ini diperkirakan sejumlah 1.000 orang.

7. Gunung Sangeangapi

Gunung yang terletak di Nusa Tenggara Barat ini juga termasuk gunung yang harus di waspadai. Sebanyak 9 kali letusan tercatat sejak 1512 sampai dengan 1987 yang ditandai dengan leleran lava disusul dengan basalan dan awan panas. Leleran tersebut mengisi lembah Soi yang berada di Sisi Timur laut.

8. Gunung Kelud

Gunung Kelud ini sebagai akibat dari letusan pada 1919 yang menelan korban jiwa sebanyak 5000, menjadikannya terkenal di mata dunia. Lebih dari 30 letusan terjadi pada abad ke-20 yang diiringi dengan gejala vulkanisme tinggi, dalam kurun waktu 15-20 terjadi sebanyak 5 kali letusan dari gunung ini. Tipe letusan dari gunung ini adalah St. Vincent dengan asap menjulang tinggi hingga 10 km, rempah letusan yang dikeluarkan hingga 150-200 juta m3 , paling tidak dipastikan jarak 5 km dari gunung ini akan musnah karena erupsi dari letusan gunung.