Deretan Gunung Australia Cocok Di Daki

Deretan Gunung Australia Cocok Di Daki

Deretan Gunung Australia Cocok Di Daki – Sebagai benua terkecil di dunia, Australia memang menjadi salah satu negara dengan berbagai fenomena alam yang bisa dibilang ekstrim. Selain memiliki penampakan alam berupa gurun pasir, gunung juga menjadi salah satu objek wisata yang banyak menarik para wisatawan. Pendaki dari berbagai negara ingin mencoba menjejakkan kaki di puncak–puncak Benua Aborigin ini. Namun sebelum mendaki gunung-gunung yang ada di Australia, perlu diketahui bahwa banyak dari gunung-gunung tersebut sangat sakral dan dijaga oleh suku Aborigin.

1. Pegunungan Salju (Snowy)

Pegunungan Snowy merupakan bentang pegunungan yang memiliki gunung-gunung tertinggi di Australia. Pegunungan ini merupakan destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya. Banyak hal yang ditawarkan oleh pegunungan ini yaitu berbagai kegiatan yang berhubungan dengan salju, hingga kebudayaan dan panorama lainya yang sangat indah. Pegunungan ini memiliki bentang darat yang unik, danau yang spekatakuler dan area pedesaan yang sangat ramah, jadi pendaki bisa menemukan banyak hal menarik di Pegunungan Snowy di New South Wales ini.

2. Gunung Arapiles

Gunung Arapiles merupakan gunung yang terbentuk dari bebatuan dan merupakan destinasi terfavorit di Australia untuk kegiatan panjat tebing. Gunung ini terletak di Arapiles, sekitar 10 km dari Kota Natimuk dan merupakan bagian dari Taman Nasional Arapiles-Tooan. Gunung Arapiles merupakan destinasi populer bagi para pemanjat tebing karena kuantitas dan kualitas batunya.

Gunung Arapiles memiliki nama Aborigin yaitu Djurite. Bagi pengunjung yang tidak menginginkan kegiatan panjat tebing, terdapat trek berjalan disekitar gunung Arapiles ini hingga menuju permukaan puncaknya. Gunung Arapiles ini sangat cocok untuk dikunjungi jika sedang berada di Australia, selain kegiatan panjat tebing dan pendakian, pengunjung bisa sekedar berjalan-jalan mengelilingi lembah gunung.

3. Gunung Cradle

Gunung cradle merupakan bagian dari situs warisan dunia gurun Tasmania. Gunung ini juga merupakan starting point menuju Overland Track, yaitu trek pendakian paling populer di Australia. Kontour bergerigi dari gunung Cradle merepresentasikan nuansa alam liar, dan juga gunung ini mempunyai hutan hujan dan berbagai spot-spot menarik lainnya. Area gunung merupakan salah satu area paling alamiah di Tasmania, jadi selain untuk trek pendakian, gunung ini juga sangat cocok untuk berlibur menikmati alam liar Australia.

4. Gunung Feathertop

Menjadi yang tertinggi kedua di Australia, Gunung Feathertop memiliki puncak 1.922 mdpl dan biasa diselimuti salju dari Juni sampai September. Tidak seperti gunung di Victoria lainnya, destinasi wisata pendakian yang satu ini memiliki rute yang curam dan menantang. Bentuk kerucut unik puncaknya juga semakin meningkatkan keinginan para pendaki untuk menjelajahi tempat tersebut.

Nama Gunung Feathertop diambil dari bentuk salju di sisa musim salju yang mirip kumpulan bulu putih. Sementara itu, pendaki pertamanya yang tidak berasal dari suku Aborigin adalah Dr. Ferdinand von Mueller. Beliau menginginkan puncak Gunung Feathertop dinamai Mount La Trobe after Charles La Trobe.

5. Gunung Conner

Dengan bentuk sangat rata pada bagian puncaknya, Gunung Conner telah menambah daftar panjang fenomena alam diluar kebiasaan yang ada di Australia. Memiliki beberapa nama lain, gunung ini juga terkenal dengan sebutan Attila dan Artilla atau Mount Connor di masa lalu. Tingginya hanya 859 mdpl.

Secara geologis, Gunung Conner terdiri atas batuan konglomerat, batu pasir, batu endapan, dan batuan lumpur dari daerah Ediacaran–Early Cambrian Winnall Middle Cryogenian–early/mid Ediacaran Inindia. Oleh karena itu, pendaki yang menjejakkan kaki disana akan melihat hamparan pasir warna abu – abu dan merah bata ditengah vegetasi yang sangat baik.